
Pengaplikasian Bottle Trap pada Kebun Jeruk sebagai Upaya Pengendalian Hama Lalat Buah
Sukodadi — Kelompok KKM 250 Terravera melaksanakan kegiatan implementasi bottle trap sebagai upaya pengendalian hama lalat buah pada kebun jeruk milik warga pada 18 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai metode pengendalian hama yang sederhana, ramah lingkungan, dan tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.
Kegiatan diawali dengan pembuatan bottle trap menggunakan botol plastik bekas yang dimodifikasi secara sederhana. Botol tersebut kemudian diisi dengan umpan khusus untuk menarik lalat buah. Setelah selesai, bottle trap dipasang di beberapa titik di sekitar tanaman jeruk yang berpotensi terserang hama.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kelompok KKM 250 Terravera juga memberikan penjelasan kepada warga terkait fungsi bottle trap, cara pembuatan, serta cara memantau hasil tangkapan sebagai langkah evaluasi efektivitas alat tersebut. Warga terlihat antusias dan tertarik dengan metode yang mudah diterapkan secara mandiri.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari edukasi pertanian ramah lingkungan kepada masyarakat. Metode bottle trap dipilih karena dinilai lebih aman, murah, dan mudah diterapkan oleh petani tanpa risiko pencemaran lingkungan.
Melalui implementasi bottle trap ini, diharapkan masyarakat mampu mengurangi populasi hama lalat buah secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pemanfaatan barang bekas menjadi alat yang berguna serta mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
